Responsive Banner design

Selamat datang

Bantu like bos...

Arsip Blog

Home » » Sedekah Yang Menyakiti

Sedekah Yang Menyakiti

Jangan sampai kedermawanan kita menyakiti  sesama

Dari kemaren mau cerita soal si bapak, tp kesibukan dunia melenakan.

Bapak ini, pengangkut sampah.
Saat kuhampiri dan kutawarkan nasi
Beliau dengan sumringah mengucap syukur.

Lalu ia berkata,
“Dipoto dulu neng, buat laporan kan?”

Deg.
Padahal aku tak berniat memotonya, krn posisi berhenti kami persis di depan jalan..

“Pak, maaf ya kalau menyinggung bapak.”

“Ga apa-apa neng, kalau orang miskin dapet nasi aja seneng. Walaupun jadi ga punya muka.”

Ya Rabb..
Faghfirlii
Faghfirlii..

Lantas aku duduk menemaninya.

Berceritalah dia.
Dulu, saat awal-awal ada yang bagi nasi ia sangat malu ketika harus difoto. Bahkan sempat tersinggung dengan seorang ibu berkacamata yang menjulurkan nasi dari mobil mewah mengkilap(bapaknya bilang gitu, mobil mewah mengkilap).

Namun seiring waktu, perut ternyata lebih penting dari ego.

Ia tak lagi berkeberatan difoto, tak juga mempermasalahkan cara orang2 yang membagi nasi dengan menjulurkan bungkusan dr kaca mobil.

Asalkan sebungkus nasi bisa mengganjal perutnya.

“Ya neng, kalo dapet nasi kan bapak bisa nyisihin 10 ribu buat dibawa pulang.” Katanya sambil menyuap nasi bungkus.

Aku rasanya ditabok tabok sama si bapak.
Ya Allah..

Jangan sampai kedermawanan membuat kami lalai.
Jangan sampai sebungkus nasi merendahkan mereka..
Jangan sampai hati mereka terluka.
Jangan sampai kesombongan mampir di benak kita saat memberikan nasišŸ˜¢

Ah, pak.
Doakan saya dan teman-teman  agar bisa  berbagi tanpa melukai ya pak.
Doakan kami agar bisa berbagi namun tetap menghargai❤️

Karena sungguh, kita sedang memperjuangkan surga.
Jangan sampai, perjuangan ini ternoda dan kita tergelincir bersama dalam kobaran api neraka.

Naudzubillah tsumma naudzubillahšŸ’”

Doakan kami ya, teman-teman agar selalu lillah dalam perjuangan ini.
Dan aku pun selalu mendoakan teman-teman, agar Allah luaskan rezekinya untuk terus membersama dalam ikhlas bersedekah

Allah yubaarik fiikum❤️❤️

0 comments:

Post a Comment

Note: only a member of this blog may post a comment.

comment