Responsive Banner design

selamat datang

Bantu like bos...

Logika rokok


Di keluarga, ada yang merokok? Di pergaulan, ada yang merokok? Kebayang kalau sebungkus rokok harganya Rp50ribu?

Benarkah merokok itu nggak sehat? Anda yakin?
Sebelum menjawab dan memutuskan, baiknya kita pahami dulu untung-ruginya.

Pertama-tama, saya mau bertanya. Adakah ayah perokok yang menyarankan rokok pada anaknya? Nggak ada. Di lubuk hatinya yang paling dalam, si ayah tahu rokok itu beracun... Adakah sertifikat halal untuk rokok? Adakah anjuran membaca bismillah ketika merokok? Nggak ada...

Adakah ibu yang rela melihat anaknya menghirup racun? Nggak ada. Amoniak, zat yang ada pada kencing manusia, ternyata juga ada pada tembakau. Beracun. Ini gunanya untuk pupuk, bukan untuk dihirup. Pantas saja disebut, rokok membunuhmu...

Adakah dokter bertaraf internasional yang berani menyimpulkan, rokok itu bebas racun? Nggak ada... Dan pesan Nabi Muhammad, "Sesiapa yang menghirup racun hingga mati, maka ia akan menghirup racun itu di neraka jahanam."

Mengapa semakin maju sebuah negara dan semakin tinggi tingkat pendidikan seseorang, semakin jauh mereka dari rokok? Karena mereka sudah sadar, bahaya rokok itu jauh lebih besar daripada manfaatnya.

Mengapa RJ Reynolds, salah satu produsen rokok terbesar dunia, malah melarang karyawannya untuk merokok? Karena bagi RJ Reynolds, karyawan dan kesehatan karyawan adalah aset yang berharga. Tulisan ini boleh Anda share sekarang, atau nanti saja, setelah selesai membacanya.

Perlukah anda dan anak-anak anda menenggak bir hanya karena pabrik bir itu membuka lapangan kerja? Nggak perlu. Sama sekali nggak perlu. Demikian pula dengan pabrik rokok.

Sekiranya kita semua berhenti merokok, toh pabrik rokok masih bisa memproduksi yang lain. Tenang saja. Lapangan kerja tak akan berkurang. Kalaupun anda masih kuatir dengan nasib buruh rokok, yah sedekahkan saja uang rokok anda kepada mereka, Rp 12.000 per hari.

Nah, karena saat ini anda sudah menimbang-nimbang untuk berhenti merokok, maka anda boleh membayangkan ganjaran-ganjaran yang bakal anda terima:
- keluarga anda akan lega dan bangga, yang mana ini membuat anda merasa begitu cool.
- anda pun memberi keteladanan dan pesan yang kuat kepada anak bahwa dia tak perlu ikut-ikutan merokok.
- uang rokok selama ini bisa anda alihkan untuk membeli vitamin anak dan susu anak, juga sedekah.
- anda telah melakukan mental switching dan ini adalah kemampuan istimewa karena kebanyakan orang tak memiliki-nya. Fyi, mental switching adalah modal dasar bagi mereka yang ingin menemukan titik balik dalam hidup.

Detik ini, mungkin anda membayangkan kenikmatan yang bertambah-tambah ketika berhasil berhenti merokok. Apalagi anda tahu persis, sebenarnya ini perkara mudah. Soal keputusan saja. Iya tho?

Orang yang bermental pemenang pastilah bisa mengambil keputusan dan tetap dalam keputusannya, sekaligus mengalahkan pengaruh candu. Dan lebih jauh lagi, teman sejati pastilah menghargai keputusan anda untuk berhenti merokok.

Wahai perokok. Saya, Ippho Santosa, menulis ini karena kepedulian saya kepada anda dan keluarga anda, walaupun banyak pihak tidak menyukainya. Dan siapapun kita, perokok atau tidak, mari sejenak kita renungkan dan sampaikan tulisan ini kepada teman-teman kita dan keluarga kita. Share ya.

Semoga kebaikan, hanya kebaikan, yang menjadi kebiasaan kita dan keluarga kita.

Ujian

*BERSAHABAT DENGAN UJIAN*

Ada orang yang diuji dengan  _*pasangannya*_
Ada orang yang diuji dengan _*jodohnya*_
Ada orang yang diuji dengan _*kesehatannya*_
Ada orang yang diuji dengan _*keturunannya*_
Ada orang yang diuji dengan _*kariernya*_
Ada orang yang diuji dengan _*kecantikannya*_
Ada orang yang diuji dengan _*kesulitannya*_
Ada orang yang diuji dengan _*rejekinya*_
Ada orang yang diuji dengan _*kemudahannya*_
Ada juga orang yang diuji dengan _*kenikmatannya*_

*_Sebenarnya adanya Kenikmatan dan Kesulitan adalah Ujian-Ny_*

*JANGAN PIKIR HANYA KITA SEORANG YANG DIUJI OLEH-NYA*
*JANGAN TANYA KEPADA-NYA*,
*Ya Allah, mengapa harus aku ???*
*Mengapa semua terjadi padaku ???*

*Ketika Allah subhana wata'ala memberi beban dipundak, jangan bertanya mengapa kita diberi yang berat*
*Tapi mintalah agar pundak kita mampu untuk memikulnya*

*Yakinlah akan ada KEMUDAHAN setelah KESULITAN*

*Allah subahana wata'ala memberi kita Ujian ini karena Allah subahana wata'ala mengetahui bahwa kita mampu*
*Tetaplah Istiqamah meski Iman kita kadang melemah*

*Jangan pernah menghindar,*
*Jangan pernah lari,*
*Hadapi semua ini dengan Sabar, Usaha dan Tawakkal.*
*Nikmati semua ini dengan Istighfar,*
*Pastikan ini kasih sayang Allah subahana wata'ala dalam bentuk  Nikmat yang lain,*
*In sya Allah ...*

Aamiin yaa Rabbal'aalamiin...
Semangat  menyongsong ridla Nya...

*_JANGANLAH PERNAH MEMINTA BEBAN YANG RINGAN, TETAPI MINTALAH BAHU YANG KUAT. INSYA'ALLAH BISA_*

Siapa yg terpenting di hidupmu?

Suatu hari saya bersenggolan dengan seseorang yang tidak saya kenal. “Oh, maafkan saya,” reaksi spontan saya. Ia juga berkata: “Maafkan saya juga.” Orang itu dan saya berlaku sangat sopan. Kami pun berpisah dan mengucapkan salam.
Namun cerita jadi lain, begitu sampai di rumah. Pada hari itu juga, saat saya sedang menelphone salah satu kolega terbaik saya, dengan bahasa sangat lembut dan santun untuk meraih simpati kolega saya itu, tiba2 anak lelaki saya berdiri diam-diam di belakang saya. Saat saya berbalik,
hampir saja membuatnya jatuh. "Minggir!!! Main sana, ganggu saja!!!" teriak saya dengan marah. Ia pun pergi dengan hati hancur dan merajuk.
Saat saya berbaring di tempat tidur malam itu, dengan halus, Tuhan berbisik, "Akan kusuruh malaikat menyabut nyawamu dan mengambil hidupmu sekarang, namun sebelumnya, aku akan izinkan kau melihat lorong waktu sesudah kematianmu. Sewaktu kamu berurusan dengan orang yang tidak kau kenal, etika kesopanan kamu gunakan. Tetapi dengan anak yang engkau kasihi, engkau perlakukan dengan sewenang-wenang, akan kuberi lihat setelah kematianmu hari ini, bagaimana keadaan atasanmu, kolegamu, sahabat dunia mayamu, serta keadaan keluargamu"
Lalu aku pun melihat, hari itu saat jenazahku masih diletakkan di ruang keluarga, hanya satu orang sahabat dunia mayaku yg datang, selebihnya hanya mendoakan lewat grup, bahkan jg ada yg tdk komentar apapun atas kepergianku, dan ada yg hanya menulis 3 huruf singkat, 'RIP'.
Lalu teman-temanku sekantor, hampir semua datang, sekejap melihat jenazahku, lalu mereka asik foto-foto dan mengobrol, bahkan ada yg asik membicarakan aibku sambil tersenyum-senyum. Bos yg aku hormati, hanya datang sebentar, melihat jenazahku dalam hitungan menit langsung pulang. Dan kolegaku, tidak ada satupun dari mereka yang aku lihat.
Lalu kulihat anak-anakku menangis dipangkuan istriku, yang kecil berusaha menggapai2 jenazahku meminta aku bangun, namun istriku menghalaunya. istriku pingsan berkali-kali, aku tidak pernah melihat dia sekacau itu. Lalu aku teringat betapa sering aku acuhkan panggilannya yg mengajakku mengobrol, aku selalu sibuk dengan hpku, dengan kolega2 dan teman2 dunia mayaku, lalu aku lihat anak2ku.. Sering kuhardik dan kubentak mereka saat aku sedang asik dengan ponselku, saat mereka ribut meminta ku temani. Oh Ya Allah.. Maafkan aku.
lalu aku melihat tujuh hari sejak kematianku, teman-teman sudah melupakanku, sampai detik ini aku tidak mendengar aku mendapatkan doa mereka untukku, perusahaan telah menggantiku dengan karyawan lain, teman-teman dunia maya masih sibuk dengan lelucon2 digrup, tanpa ada yg mbahasku ataupun bersedih terhadap ketiadaanku di grup mereka.
Namun, aku melihat istriku masih pucat dan menangis, airmatanya selalu menetes saat anak2ku bertanya dimana papah mereka? Aku melihat dia begitu lunglai dan pucat, kemana gairahmu istriku?
Oh Ya Allah Maafkan aku..
Hari ke 40 sejak aku tiada.
Teman FB ku lenyap secara drastis, semua memutuskan pertemanan denganku, seolah tidak ingin lagi melihat kenanganku semasa hidup, bosku, teman2 kerja, tdk ada satupun yang mengunjungiku kekuburan ataupun sekedar mengirimkan doa.
Lalu kulihat keluargaku, istriku sudah bisa tersenyum, tapi tatapannya masih kosong, anak2 masih ribut menanyakan kapan papahnya pulang, yang paling kecil yang paling kusayang, masih selalu menungguku dijendela, menantikan aku datang.
Lalu 15 tahun berlalu.
Kulihat istriku menyiapkan makanan untuk anak2ku, sudah mulai keliatan guratan tua dan lelah diwajahnya, dia tidak pernah lupa mengingatkan anak2 bahwa ini hari jumat, jangan lupa kekuburan papah, jangan lupa berdoa setiap sholat, lalu aku membaca tulisan disecarik kertas milik putriku malam itu, dia menulis.. "Seandainya saja aku punya papah, pasti tidak akan ada laki2 yang berani tidak sopan denganku, tidak akan aku lihat mamah sakit2an mencari nafkah seorang diri buat kami, oh Ya Allah.. Kenapa Kau ambil papahku, aku butuh papahku Ya Allah.." kertas itu basah, pasti karena airmatanya..
Ya Allah maafkanlah aku..
Sampai bertahun2 anak2 dan istriku pun masih terus mendoakanku setelah sholat, agar aku selalu berbahagia diakherat sana.
Lalu seketika,, aku terbangun.. Dan terjatuh dari dipan.. Oh Ya Allah Alhamdulillah.. Ternyata aku cuma bermimpi..
Pelan-pelan aku pergi ke kamar anakku dan berlutut di dekat tempat tidurnya, masih aku lihat airmata disudut matanya, kasihan sekali, terlalu kencang aku menghardik mereka..
“Anakku, papah sangat menyesal karena telah berlaku kasar padamu.“Si kecilku pun terbangun dan berkata, “Oh papah, tidak apa-apa. Aku tetap mencintaimu.”
“Anakku, aku mencintaimu juga. Aku benar-benar mencintaimu, maafkan aku anakku” Dan kupeluk anakku. Kuciumi pipi dan keningnya.
Lalu kulihat istriku tertidur, istriku yang sapaannya sering kuacuhkan, ajakannya bicara sering kali aku sengaja berpura2 tidak mendengarnya, bahkan pesan2 darinya sering aku anggap tak bermakna, maafkan aku istriku, maafkan aku.
Air mataku tak bisaku bendung lagi.
Apakah kita menyadari bahwa jika kita mati besok pagi, perusahaan di mana kita bekerja akan dengan mudahnya mencari pengganti kita dalam hitungan hari? Teman2 akan melupakan kita sebagai cerita yang sudah berakhir, beberapa masih menceritakan aib2 yang tidak sengaja kita lakukan. Teman2 dunia maya pun tak pernah membahas lagi seolah, aku tidak pernah mengisi hari2 mereka sebagai badut di grup.
Lalu aku rebahkan diri disamping istriku, ponselku masih terus bergetar, berpuluh puluh notifikasi masuk menyapaku, menggelitik untuk aku buka, tapi tidak.. tidak..
Aku matikan ponselku dan aku pejamkan mata, maaf.. Bukan kalian yang akan membawaku ke surga, bukan kalian yang akan menolongku dari api neraka, tapi ini dia.. Keluargaku..
keluarga yang jika kita tinggalkan akan merasakan kehilangan sekali

Fakta vs candu

*Fakta vs Candu
Apakah wacana menaikkan cukai rokok akan ‘membunuh’ buruh pabrik rokok? Mematikan petani tembakau? Ijinkan saya menjawabnya dengan fakta. Dan jika kalian tidak sependapat, tolong jawab juga dengan fakta.
Apakah cukai rokok naik, maka buruh pabrik rokok akan dipecat? Jawabannya, bisa iya, bisa tidak. Tapi yang pasti, tanpa kenaikan cukai rokok, buruh pabrik rokok memang sudah dipecatin. Tahun 2014, Sampoerna mem-PHK 4.900 buruhnya, Bentoel menutup 8 pabriknya (dari 11, sisa 3), juga mem PHK ribuan karyawan, Gudang Garam mem-PHK 4.000 lebih buruhnya. Belum terhitung pabrik2 lainnya. Perusahaan beralih ke mesin. Yang tidak perlu digaji tiap bulan, yang produktivitasnya tinggi, yang cepat dan efisien. Itu fakta semua, loh. Perusahaan rokok peduli sama buruh? Hehe, kalian naif jika percaya 100%. Di mana2, bisnis adalah bisnis. Dulu, klaim tentang 6 juta tenaga kerja bekerja di industri rokok mungkin masuk akal, tapi please, silahkan buka data terbaru, berapa persen yg telah di PHK dan digantikan oleh mesin?
Apakah cukai rokok naik, maka petani tembakau akan kehilangan pekerjaan? Jawabannya, bisa iya, bisa juga tidak. Tapi yang pasti, tanpa kenaikan cukai rokok, petani tembakau Indonesia memang perlahan tapi pasti telah tersingkir. Tahun 2011, menurut data dari Gabungan Perserikatan Pabrik Rokok Indonesia (GAPPRI), impor tembakau Indonesia hanya 64,8 ribu ton. Setahun kemudian, 2012, nilainya melesat tidak terkendali 104,4 ribu ton. Dan naik lagi tahun 2013, sebesar 133,8 ribu ton. Kebutuhan industri tembakau Indonesia itu ada di angka 250rb ton per tahun, itu berarti, separuh lebih tembakau diimpor dari luar negeri. Bisnis adalah bisnis, jika tembakau luar negeri lebih murah, ngapain pabrik rokok harus beli tembakau petani Indonesia?

Harga tembakau? Wah, ijinkan sy memberitahu, di China, harga tembakau bisa 1-2 dollar/kg. Di Indonesia saat ini diangka 34.000 - 47.000/kg, dan petani sudah megap-megap dengan harga segitu. Dulu, idealnya harga tembakau adalah 80.000-120.000/kg. Tapi bagaimana mau jadi 120rb? China mau dilawan? Silahkan lawan harga tembakaunya yg hanya 14.000/kg. Tambah biaya logistik, dll, itu tembakau sampai di Indonesia cuma 20-30rb/kg. Pembela rokok itu koar2 bilang ada 6 juta petani tembakau di Indonesia. Ah masa’ sih? Kok bisa produksi tembakau-nya cuma 170.000 ton per tahun saja? Lahan tembakau saja semakin berkurang, paling tinggal 190.000 hektare, karena petani mulai mikir menanam tanaman lain.
Jadi ijinkan saya memberitahu kalian masa depan industri rokok ini?
1. Mereka akan semakin beralih ke mesin utk memproduksi rokok
2. Mereka mencari tembakau murah (bahkan jika itu di planet Mars sekalipun).

Apakah pabrik rokok memang peduli dgn petani Indonesia? Peduli dgn buruh pabrik? Waduh, sy lebih suka melihat faktanya saja. Yang saya tahu, sejak jaman dulu, hingga jaman mobil terbang, juga kejadian di negara2 maju (sebelum pabrik rokok terpaksa menyingkir ke negara berkembang karena perokoknya berkurang), ‘petani’ dan ‘buruh’ memang menjadi argumen yg paling seksi sebagai tameng. Hingga kita lupa, Sampoerna, untung setahunnya bisa 10 trilyun loh. 10.000.000.000.000, tuh nol-nya banyak banget. Kalau gaji kalian dikantor ‘cuma’ 10 juta per bulan, kalian butuh 1.000.000 bulan untuk dapat uang ini.
Pemilik perusahaan rokok tajir super gila, sekali tepuk dapat untung 10 trilyun, nasib ‘6 juta’ petani tembakau cuma dapat remah-remahnya, ‘6 juta’ tenaga kerja pabrik rokok cuma dapat ampasnya saja.

Kita bahkan belum bicara tentang berapa besar biaya kesehatan yg harus dikeluarkan gara2 rokok. Kita bahkan belum bicara jutaan remaja usia SMP, SMA, tergoda merokok. Kita belum bicara tentang jomblo, eh, maaf ngelantur, maksud saya biaya2 berobat akibat penyakit rokok. Saya tahu, kalian tidak akan percaya rokok itu penyebab penyakit kanker, jantung, dll. Saya tahu banget, setahu bahkan ada perokok yg percaya merokok itu baik untuk kesehatan.

Tetapi lewat tulisan ini, ijinkanlah sy berterus-terang: Sy tidak peduli kalian mau terus merokok atau berhenti (bahkan i dont care kalian mau mati atau sehat gara2 rokok). Yg saya peduli, di page ini, 2/3 anggotanya adalah remaja, merekalah tujuan sy menulis. Saat mereka memikirkan tulisan ini, akan lahir jutaan generasi baru yg tahu persis jika merokok itu tidak bikin jantan, macho, cowboy, dsbgnya, merokok itu justeru bikin impoten. Jadi tidak perlu GR ngamuk2 nulis komen marah, tulisan ini bukan untuk kalian.
*Tere Liye

Renungan keluarga bahagia

*MENGAPA ORANG MENIKAH*

Karena mereka jatuh cinta.
Mengapa rumah tangganya kemudian bahagia ?
Apakah karena jatuh cinta ?
Bukan...
Tapi karena mereka *terus membangun cinta.*

Jatuh cinta itu gampang, dalam 10 menit juga bisa.
Tapi membangun cinta itu susah sekali, perlu waktu *seumur hidup...*

Mengapa jatuh cinta gampang ?
Karena saat itu kita buta, bisu dan tuli terhadap keburukan pasangan kita.
Tapi saat memasuki pernikahan, tak ada yang bisa ditutupi lagi.

Dengan interaksi 24 jam per hari 7 hari dalam seminggu, semua belang tersingkap...
Di sini letak perbedaan jatuh cinta dan membangun cinta. Jatuh cinta dalam keadaan menyukai.

Namun membangun cinta diperlukan dalam keadaan jengkel, cinta bukan lagi berwujud pelukan, melainkan berbentuk *itikad baik memahami konflik dan ber-sama2 mencari solusi* yang dapat diterima semua pihak.

Cinta yang dewasa tak menyimpan uneg2, walau ada beberapa hal peka untuk bisa diungkapkan seperti masalah keuangan, orang tua dan keluarga atau masalah sex..
Namun sepeka apapun masalah itu perlu dibicarakan agar kejengkelan tak berlarut.

Syarat untuk keberhasilan pembicaraan adalah kita bisa *saling memperhitungkan perasaan.**
Jika suami istri saling memperhatikan perasaan sendiri, mereka akan saling melukai. Jika dibiarkan berlarut, mereka bisa saling memusuhi dan rumah tangga sudah berubah bukan surga lagi tapi neraka.
*Apakah kondisi ini bisa diperbaiki ?*

Tentu saja bisa, saat masing2 mengingat KOMITMEN awal mereka dulu apakah dulu ingin mencari *teman hidup atau musuh hidup*. Kalau memang mencari teman hidup kenapa sekarang malah bermusuhan ??

Mencari teman hidup memang dimulai dengan jatuh cinta. Tetapi sesudahnya, porsi terbesar adalah *MEMBANGUN CINTA*. Berarti mendewasakan cinta sehingga kedua pihak bisa saling mengoreksi, berunding, menghargai, tenggang rasa, menopang, setia, mendengarkan, memahami, mengalah dan bertanggung jawab.

Mau punya teman hidup ?
Jatuh cintalah....
Tetapi sesudah itu.. bangunlah cinta... *Jagalah KOMITMEN* awal.

*1. KETIKA AKAN MENIKAH*
Janganlah mencari isteri, tapi carilah ibu bagi anak2 kita.
Janganlah mencari suami, tapi carilah ayah bagi anak2 kita.

*2. KETIKA MELAMAR*
Anda bukan sedang meminta kepada orang tua si gadis, tapi meminta kepada ALLAH SWT melalui wali si gadis.

*3. KETIKA MENIKAH*
Anda berdua bukan menikah di hadapan negara, tetapi menikah di hadapan ALLAH SWT.

*4. KETIKA MENEMPUH HIDUP BERKELUARGA*
Sadarilah bahwa jalan yang akan dilalui tidak melalui jalan bertabur bunga, tetapi juga semak belukar yang penuh onak & duri.

*5. KETIKA BIDUK RUMAH TANGGA OLENG*
Jangan saling berlepas tangan, tapi sebaliknya justru semakin erat berpegang tangan.

*6. KETIKA TELAH MEMILIKI ANAK*
Jangan membagi cinta anda kepada suami/isteri dan anak Anda, tetapi cintailah isteri atau suami Anda 100% & cintai anak2 Anda masing2 100%.

*7.KETIKA ANDA ADALAH SUAMI*
Boleh bermanja-manja kepada isteri tetapi jangan lupa untuk bangkit secara bertanggung jawab apabila isteri membutuhkan pertolongan Anda.

*8.KETIKA ANDA ADALAH ISTERI*
Tetaplah berjalan dengan gemulai & lemah lembut, tetapi selalu berhasil menyelesaikan semua pekerjaan.

*9.KETIKA MENDIDIK ANAK*
Jangan pernah berpikir bahwa orang tua yang baik adalah orang tua yang tidak pernah marah kepada anak, karena orang tua yang baik adalah orang tua yang jujur kepada anak.

*10.KETIKA ANAK BERMASALAH*
Yakinilah bahwa tidak ada seorang anakpun yang tidak mau bekerjasama dengan orang tua, yang ada adalah anak yang merasa TIDAK DIDENGARKAN oleh orang tuanya.

*11.KETIKA ADA 'PIL/ Pria Idaman ℓãɪ̇ή.*
Jangan diminum, cukuplah suami sebagai obat.

*12.KETIKA ADA 'WIL/ Wanita Idaman ℓãɪ̇ή.*
Jangan dituruti, cukuplah isteri sebagai pelabuhan hati.

*13.KETIKA MEMILIH POTRET KELUARGA*
Pilihlah potret keluarga sekolah yang berada dalam proses pertumbuhan menuju potret keluarga bahagia.

*14. KETIKA INGAT LANGGENG & HARRIS GUNAKANLAH FORMULA 7K*

1.Ketakutan akan ALLAH SWT

2.Kasih sayang

3.Kesetiaan

4.Komunikasi dialogis

5.Keterbukaan

6.Kejujuran

7.Kesabaran

Meskipun kita telah menikah dengan orang yang benar (tepat), tetapi kalau kita memperlakukan orang itu secara keliru, maka kita akhirnya akan mendapatkan orang yang keliru.

Kebahagiaan dalam sebuah pernikahan tidak tumbuh dengan sendirinya, melainkan harus diupayakan.

Tidak cukup hanya dengan memilih & nikah dengan orang yang tepat, tetapi jadilah pasangan yang TEPAT, & perlakukan pasangan dengan TEPAT pula.

Kita juga harus yakin kalau kita tidak salah memilih pasangan hidup. Kalau ALLAH SWT sudah ijinkan pernikahan itu terjadi, maka itu berarti DIA mempercayakan tanggung jawab rumah tangga itu kepada kita dan pasangan kita.

Berbuatlah sesuai dengan apa yang telah engkau janjikan di hadapan ALLAH SWT untuk setia & saling menyayangi dalam segala keadaan.

*MENIKAH DENGAN ORANG YANG BENAR (ATAU SALAH), ITU TERGANTUNG DARI "CARA" KITA MEMPERLAKUKAN PASANGAN.*

Padahal ketika satu jari tunjuk kepada orang lain, empat jari yang lain mengarah ke diri sendiri.
Jangan suka menghakimi tetapi kita harus saling mengasihi.

Pernikahan adalah tiket 1 X jalan, jadi pastikan bersama pasangan kita menuju tempat yang lebih baik dari saat ini.

Pernikahan adalah tempat  dimana kita dituntut menjadi dewasa & salah satu tanda dewasa adalah SIAP memikul tanggung jawab.

Pernikahan bukan masalah feeling suka tidak suka, tetapi tentang KOMITMEN untuk saling melengkapi satu dengan yang lain karena kalian saling membutuhkan.

Masalah biasanya karena kita tidak memahami  perbedaan pria & wanita.
Jangan menuntut pasangan untuk berubah, KITA lah yang harus berubah lebih dulu.
Ingat.........🙏
Better me = Better we.

☻ *3 kesalahan umum suami:*

A. Tidak perhatikan perasaan istri.
Laki lebih pakai logika , wanita pakai feeling.

B.  Fokus memikirkan solusi daripada mendengarkan...
Wanita biasanya ingin didengarkan, dia ingin suami ikut merasakan apa yg dia rasakan.

C. Seringkali setelah bicara, suami pergi tanpa beri kepastian / jawaban.

☻ *3 kesalahan umum  istri :*

A. Memberi petunjuk tanpa diminta.
Mungkin bagi istri menunjukkan perhatian tapi bagi suami merasa dikontrol.

B. Mengeluh tentang suami di hadapan orang lain.

C. Mencoba membenarkan pada saat suami lakukan kesalahan. (istri merasa lebih benar)

*Ber- Komitmen lah seperti  ini :*
1. Untuk tetap berpacaran.
2. miliki sexual intimacy regularly.
3. untuk saling bantu (jangan kritik pasangan).
4. Untuk punya romantic get away (liburan berdua)
5. komunikasi dengan jelas (saling cerita, terbuka, jangan biasakan bilang tidak dapat apa2 -- bila ada apa2, pasangan kita bukan dukun)
6. Bicarakan hal2 yang baik tentang pasangan (puji pasangan)
7. Untuk Jadi  pribadi yang lebih sehat dari sebelumnya. (Fisik yang sehat adalah kado buat pasangan)
8. Untuk  mudah mengampuni pasangan.
9. Untuk bergandengan tangan  & berpelukan.
10. Untuk hidυp dalam kebenaran.

******❤❤❤******

*10 Hukum PERNIKAHAN BAHAGIA :*

1. Jangan marah pada waktu bersamaan

2. Jangan berteriak pada waktu yang bersamaan.

3. Jikalau bertengkar cobalah mengalah untuk menang.

4. Tegurlah pasangan dengan kasih.

5. Lupain kesalahan masa lalu.

6. Boleh lupain yang lain tapi jangan melupakan ALLAH SWT & pasanganmu

7. Jangan simpan amarah sampai matahari terbenam

8. Seringlah beri pujian pada pasangan.

9. Bersedia mengakui kesalahan.

10. Dalam Pertengkaran, yang paling banyak bicara, dialah yang salah.

🌸🌸🌸🌸🌸🌸🌸🌸🌸

*PERNIKAHAN YANG BAHAGIA BUTUH JATUH CINTA❤ BERULANG-ULANG 😍

#silihasahasihasuh😍

5 alasan andabharus jadi enterpreneur

Uang, uang, uang. Siapa sih yang nggak suka uang? Siapa sih yang gak butuh uang? Siapa sih yang gak hepi kalo punya banyak uang? Kita semua suka uang!
Punya banyak uang memang menyenangkan, tetapi kalau bisa menghasilkan banyak uang dengan bisnis sendiri pasti lebih menyenangkan ya gan??
Ada yang masih ingat kutipan dari Billy Boen si Founder Young On Top? "Kalau bisa sukses di usia muda, kenapa mesti nunggu tua?" Nah! Di artikel kali ini kita akan membahas beberapa alasan kenapa agan-agan meski coba jadi enterpreneur muda. Let's check it out!

FREE!
Inilah alasan utama kenapa kamu harus menjadi enterpreneur nih gan! Sebenarnya kenapa sih harus mencoba untuk membangun bisnismu? Karena menjadi seorang wirausahawan memiliki kebebasan dalam mengatur bisnismu sendiri. Kamu akan mengurus strategi bisnismu, sistem keuangan bisnismu, dan lainnya. Semua akan berpacu pada keputusanmu. Gak akan ada yang namanya kamu ditegur ketika telat, kerja lembur sampai malam di kantor, dll. There's no boss, you are the boss!
Jadi, buat kamu yang memang kurang suka disuruh-suruh, datang kekantor dengan waktu sesukamu, dan mencintai kebebasan, then this job is for you!

HIRING PEOPLE!
Kamu pasti tahu kan gan kalau di Indonesia masih banyak sekali pengangguran? Nah, menjadi seorang pebisnis atau enterpreneur dapat memberikan solusi untuk mengurangi itu. Bagaimana tidak, kamu akan membutuhkan karyawan untuk membantu mengelola bisnismu.
Kamu secara langsung sudah membantu masalah sosial dan memberikan solusi bagi negara. Negara akan memperoleh pajak dari hasil bisnismu yang selanjutnya pajak itu akan dikelola untuk pembangunan negara. Dan yang terpenting, kamu telah memberikan kehidupan lebih baik bagi orang lain gan

Memperluas Networking
Dengan menjadi seorang enterpreneur, sekecil apapun bisnisnya, tetap saja kamu adalah bos nya. Ketika seseorang ingin mencari informasi mengenai bisnismu, kamu lah orang pertama yang akan dicari. Tidak menutup kemungkinan kamu akan dipanggil untuk menghadiri acara konferensi yang juga mengundang pebisnis sukses lainnya. Dengan bertemu di tempat yang sama, dan dengan minat yang sama, maka networking kamu akan bertambah luas loh gan!
Nah, ketika bisnismu sudah dikenal oleh para pebisnis lainnya, kamu akan lebih mudah menjalin kerja sama untuk kedepannya. Seru banget deh!

GOOD EXPERIENCES!
Menjadi seorang pebisnis tidaklah mudah, apalagi untuk mengenalkan bisnismu ke masyarakat luas. Jarang sekali ketika mereka yang membangun bisnis dan semua langsung berjalan sesuai rencana, pasti ada waktu dimana bisnis itu jatuh. Buat kamu yang sudah merasakannya, pasti kamu sudah merasakan semua pengalaman manis dan pahitnya berbisnis.
Semua pengalaman manis dan pahit dalam membangun bisnis itu akan sangat bermanfaat dan memberikan pengalaman yang sangat berharga untuk kedepannya. So, you should never give up, no matter how hard the situation is. Stay strong!

Memperkuat Mental
Membangun sebuah bisnis tidak semudah yang orang lihat. Ketika bisnis itu telah dikenal, sebagian orang hanya melihat enaknya saja dan belum melihat prosesnya gan. Membangun bisnis sebenarnya mudah saja, yang sulit adalah mengembangkannya.

Salah satu kunci bisnis dapat bertahan adalah menjadikan kegagalan sebagai temanmu, karena kamu harus selalu menerima resiko yang mungkin terjadi, seperti turunnya minat orang-orang untuk mengkonsumsi bisnis yang kamu miliki.
Dengan kata lain, dengan menjadi pebisnis, kamu akan memiliki mental yang kuat dalam mengalami kegagalan, kamu juga akan terlatih untuk menjadi kreatif. Mengapa kreatif? Karena kamu akan dituntut untuk membuat strategi unik yang dapat membuat bisnismu lebih unggul dari yang lain.

Jadi, dapat disimpulkan bahwa memiliki bisnis sendiri memang menyenangkan. Kamu dapat secara total mengurus segala macam urusan dalam bisnismu. Dengan berbisnis, kamu akan dapat merasakan manisnya hasil dari bisnismu dan merasakan pahit dan sulitnya mencari uang, kamu akan mendapatkan sejuta pengalaman yang tidak semua orang memilikinya. So, what are you waiting for? Yuk bangun dan kenalkan bisnismu! Kalau bisa sukses di usia muda, kenapa mesti nunggu tua? ;D

Bukti indonesia lebih maju dari eropa

Dalam sebuah pengajian di pondok pesantren ngawi, seorang jama'ah bertanya pada kiai.
“Jika kita melihat negara lain di luar, kelihatannya lebih maju dan lebih makmur daripada kita. Padahal tidak ada ulama dan mereka tidak menerapkan islam dalam kesehariannya. Bagaimana pandangan pak kyai tentang hal ini?”

Pak kyai balik bertanya, “Contone negoro sing luwih maju seko awake dewe ki sing endi?”
“Amerika pak kyai”
“Amerika sing luwih maju opone?”
Jama’ah pun tertawa semua.
Pak kyai melanjutkan, “Tak kandani yo, nang amerika kui kelas professor ki hp-ne nokia lawas. Wek dewe tukang batu wis duwe smartphone. Aku ra ngerti amerika kok arani luwih maju ki apane. Daya beli mereka rendah. Mereka gajinya besar tapi barang mahal. Nang kene ra duwe gaji wani rabi.

Indonesia daya belinya dahsyat. Nek ra percoyo njajal nang Singapura.
Nek ono toko sing blonjo wong Indonesia, regane diundakno. Nang mekkah, nang Vietnam, awake dewe blonjo mesti regane diundakke, soalnya mereka menganggap semua orang Indonesia kaya. Amerika apane sing luwih maju?

Nang jepang ra isoh wong biasa tuku motor. Nang kene modal 500 ewu motor diter-terke tekan ngomah.
Nang Jepang yo kowe angel golek konco ro tonggo, opo meneh nek kulitmu warnane bedo, nang kene sangger jeh apal Pancasila, kuwi koncomu kabeh, kuwi sedulurmu kabeh. Opone sing luwih maju?

Nang kene kowe ndelok liga inggris, liga spanyol, liga champion sakkarepmu. Nang inggris kowe kudu mbayar, malah ono sing inden ngasik telung sasi ming arep ndelok bal-balan. Ko ngono luwih maju?

Kowe nang Malaysia, nang Vietnam, nang Thailand, nginepo nang hotel po losmen. Jam rolas mbengi metuo, golekko mie rebus, golekko udud, golekko kopi. Ra ono, jam malam wis do tutup kabeh, ra oleh wong metu. Nang kene sak ayah2 ono wong dodol. Opone sing luwih maju?

Nang ngawi kene ono pirang macem panganan, ono pecel, tepo tahu, sego goreng, mie ayam, bakso. Pendak warung bedo. Panganane? Macem2, ngasik mumet ndasmu lek mikir. Nang Eropa kono, seko pucuk elor Norwegia tekan pucuk kidul Spanyol badogane podo. Ngono kuwi luwih maju?

Nang Chino, kowe gawe anak ming oleh siji thok. Punjul seko siji dicekel diinterogasi pemerintah. Nang kene omah jeh ngontrak pendak dino gawe anak. Ngendi negoro sing luwih maju?

Seluruh dunia, yang bisa mensyukuri keberadaan daun pisang ming wong Jowo. Godong gedang isoh dadi pincuk, taqin, dadi suru, dadi lontong, lemper. Di saat negara lain berlomba membuat produk bungkus makanan ramah lingkungan, wong Jowo wis ket jaman kuno lawu nggawe produk kuwi.

Aku nek pas dolan luar negeri rung tau nemoni biting. Onone ming staples. Loh mbok kiro biting ki gampang. Mbiyen butuh beratus tahun nggo nemokke biting. Saiki gampang ming geri niru. Ming seko biting we isoh dadi industry besar. Negoro ngendi sing luwih maju?

Awake dewe ki negoro sing paling disayang Gusti Allah, rasah minder. Kemajuan mereka hanya kemajuan semu.”

Hidup indonesia

Perbedaan pedagang dan pengusaha

Perbedaan pedagang dan pengusaha biasanya dianggap tidak ada perbedaannya oleh sebagian orang. Namun, sebenarnya pedagang dan pengusaha memiliki banyak sekali perbedaannya. Salah satunya adalah pengusaha umumnya akan berpikir mengenai usahanya secara jangka panjang. Sedangkan, umumnya pedagang hanya menginginkan dagangannya untuk laku dan mendapatkan untung saja.

Apa Itu Pedagang dan Apa Itu Pengusaha?
Sebelum dijelaskan mengenai apa perbedaan pedagang dan pengusaha, terlebih dahulu mari cari tahu apa itu pedagang dan pengusaha.

Pedagang adalah seseorang yang menjual suatu barang dengan menginginkan akan mendapatkan untung. Hal itu bukan berarti bahwa pengusaha tidak menginginkan untung ya.
Cara kerja pedagang adalah mereka akan mencari barang yang memiliki harga lebih murah dan akan dijual lagi dengan selisih harga. Contohnya saja seorang pedagang yang membeli buku seharga 10 ribu rupiah, maka ia bisa menjualnya menjadi 15 ribu rupiah. Begitulah cara kerja pedagang pada umumnya.

Sedangkan pengusaha adalah orang yang membuat suatu usaha yang belum ada menjadi ada. Seorang usaha umumnya akan mencari sebuah peluang usaha yang biasanya belum banyak ada di sekitarnya.
Seorang pedagang akan mencari untung untuk saat itu juga. Caranya pun dengan menjual suatu barang dengan selisih harga. Sedangkan cara pengusaha mencari untung adalah dengan membangun usaha yang belum ada sehingga akan menghasilkan sesuatu dan bisa dibuat menjadi untung. Begitulah cara mencari untung dari pedagang dan pengusaha yang bisa dibilang sangat berbeda bukan.

Seorang pengusaha juga akan memiliki keinginan untuk selalu membuat usahanya lebih maju. Para pengusaha akan membuat strategi untuk pemasaran agar produknya bisa dikenal luas oleh masyarakat. Sedangkan bagi pengusaha, jika dagangan mereka untung itulah salah satu tujuan mereka, tanpa mereka memikirkan suatu strategi. Semakin banyak pembeli di tempat usaha mereka, semakin banyaklah untung yang mereka dapat.

Pengusaha akan memiliki risiko investasi yang lebih besar daripada yang ditanggung oleh pedagang. Sebab pengusaha belum tentu bisa mendapatkan untung mereka saat itu juga. Lain halnya dengan pedagang yang bisa meraih untung setelah barang dagangan mereka laku.

Seorang pengusaha biasanya akan mempunyai mental yang sangat kuat dan juga tahan banting. Pengusaha juga telah terbiasa mengahdapi tekanan fisik maupun psikis. Hal itu disebabkan seorang pengusaha bisa saja mengalami kegagalan yang besar saat usahanya belum bisa diterima oleh masyarakat.

Mental antara pedagang dan pengusaha bisa menjadi salah satu perbedaan terbesar diantara mereka.
Berikut Faktor Pembeda Seorang Pedagang dan Pengusaha
Berikut ini faktor yang bisa menjadi pembeda antara pedagang dan pengusaha.

1. Perencanaan
Perbedaan pedagang dan pengusaha yang pertama bisa dilihat dari perencanaannya. Seorang pengusaha pasti akan merencanakan usahanya dalam jangka pendek, jangka menengah dan juga dalam jangka panjang. Hal itu dilakukan agar usaha yang dilakukannya bisa dilaksanakan dengan jelas. Jelas dalam maksud kapan barang akan habis maupun kapan harus memasang modal lagi. Hal itu dilakukan agar pengusaha itu tidak akan mengalami kerugian.

Sedangkan bagi pedagang, umumnya mereka tidak terlalu mementingkan sebuah perencanaan. Bagi pedagang jika dagangannya laku mereka sudah sangat senang. Sehingga tidak ada pemantauan yang detail terhadap keuntungannya seperti yang dilakukan oleh seorang pengusaha.

2. Pemasaran
Perbedaan pedagang dan pengusaha yang kedua adalah dari segi pemasarannya. Baik pedagang dan juga pengusaha sama-sama melakukan pemasaran. Namun, strategi dan cara pemasarannya cukup berbeda.

Seorang pengusaha lebih berpikir bagaimana cara memasarkan usahanya dengan mempercantik kemasan dari produknya agar menarik bagi banyak orang. Selain itu pengusaha juga akan mencari tempat yang dianggap bagus untuk menjual produk dari usahanya.

Sedangkan bagi seorang pedagang dalam memasarkan produknya hanya dilakukan di satu tempat saja. Selain itu, pedagang juga umumnya memasarkan dagangannya dengan tenaga yang banyak seperti dengan berteriak-teriak.

3. Perbendaharaan
Perbedaan pedagang dan pengusaha yang terakhir adalah dalam hal perbendaharaannya. Seorang pedagang dan pengusahah akan selalu mencatat pemasukan dan pengeluaran yang dilakukannya. Namun, seorang pengusaha lebih detail saat mencatat pemasukan dan pengeluarannya. Seorang pengusaha juga akan mengamati usahanya apakah telah berkembang dengan baik melalui sebuah grafik.

Bagi kalian yang ingin memulai usaha lebih baik mulai sekarang kalian mulai merencanakan usaha apa yang ingin kalian lakukan. Jangan lupa juga untuk mengetahui sasaran pemasaran dari usaha kalian agar bisa diterima dengan baik oleh masyarakat. Informasi di atas semoga bermanfaat bagi kalian yang sedang mencari perbedaan pedagang dan pengusaha.

Cheers,
Kevin Jonathan

Membentuk Pola fikir

Membentuk Pola Pikir

Hal "Buruk" dapat diubah menjadi hal yang baik, it's all about our Mindset.

Pada tahun 1892, Toko Buah Yu mengangkut 50 keranjang nanas dari Laiyang ke Shanghai. Krn perjalanan yang jauh maka nanas-nanas membusuk dan dibuang.

Di seberang Toko Buah Yu ini ada toko kecil dihuni sepasang suami istri yang tidak memiliki sesuatu untuk dimakan dan segera memungut nanas yang dibuang itu. Nanas dikupas, dipotong kecil-kecil dan dijualnya.

Bisnis ini berjalan lancar. Suami istri ini membeli nanas busuk dari Toko Yu. Toko Yu dengan senang hati menjual murah.

Nanas itu dipilah dan diproses jadi kue dodol nanas dan terjual laris. Dalam waktu singkat kue dodol nanas ini jadi makanan khas daerah Tiongkok Selatan dan sampai ke kerajaan.

Pemilik Toko Yu iri. Yu tahu bhw kue dodol nanas itu terbuat dr nanas busuk (sisa) yang dia jual. Malam harinya Yu menulis “Tian Zhi Dao” (Langit Tahu) lalu menempelnya di pintu toko kue dodol nanas.

Esoknya suami istri itu melihat tulisan ini. Mereka terperanjat, tahu kalau ada orang yang ingin merusak bisnis mereka. Suami tertawa dan berucap, “Kita kebetulan sedang berpikir mencari nama toko, hari ini ada orang yg menuliskan nama toko dan mengirimnya ke depan pintu, itu bagus sekali." Kaisar juga pernah memakan kue dodol nanas tokoku, Kaisar adalah Putra Langit pada masa itu, jadi sdh seharusnya kalau memakai nama ‘Tian Zhi Dao’. Oke, saya gunakan ini sebagai nama toko !”

Dampaknya bisnis kue dodol nanasnya jadi semakin melejit. Yu jadi semakin berang. Lalu Yu dgn liciknya melukis di dinding toko itu seekor kura-kura yang menyembunyikan kepala di dalam tempurung dengan disertai tulisan: “Tidak tahu malu”

Keesokan harinya, melihat lukisan kura-kura ini, sepasang suami istri itu terdiam, namun sejenak kemudian berucap secara bersamaan, “Kita gunakan gambar kura-kura ini sebagai logo produk. Kue dodol nanas dapat menyembuhkan batuk dan memperpanjang usia. Kura-kura adalah hewan yang panjang usianya.”

Sejak itu, logo kura-kura jadi logo yg terkenal di Shanghai.

Dari kisah ini, kita dapat mengambil pelajaran tentang kekuatan pikiran.
Seseorang yang bijak akan mampu mengubah hinaan, kegagalan, dan kekecewaan, menjadi sebuah motivasi hidup yang membawa kesuksesan.

Positive thinking istilah kerennya, berprasangka baik terhadap takdir hidup yang diberikan oleh Tuhan akan membawa rejeki yang datang dari tempat tidak terduga.

Www.duta-paytren.com

Banggalah jadi pengusaha

BANGGALAH JADI PENGUSAHA YANG BERMANFAAT & MENGAYAKAN

Seperti yang pernah Saya paparkan di buku hitam,
"Tidak ada yang lebih mulia antara pengusaha dan karyawan kecuali mereka yang bertaqwa kepada-Nya"
Karenanya, jika saat ini Anda sudah jadi pengusaha, jangan songong dan merasa bahwa diri Anda paling mulia. Alasannya mentang2 bisa menggaji karyawan dan bermanfaat bagi banyak orang. Lha iya kalau Anda pengusaha sukses dan kaya beneran, boleh2 saja Anda mengatakan demikian. Tapi ingat, indikator kemuliaan bukanlah kesuksesan atau kekayaan, melainkan ketaqwaan.

Dan bagi Anda yang masih jadi karyawan, jangan berkecil hati. Karena kalau ibadah Anda lebih joss daripada mereka pengusaha yang menghalakan segala cara, makan harta riba, suap menyuap, dan melupakan Allah, bisa jadi Anda lebih mulia dari mereka.

Oh ya, ngomong2 soal karyawan, Saya pribadi pernah jadi karyawan selama 2 tahun di perusahaan konsultan pendidikan. Saya menikmati proses "ngaryawan" dan mensyukurinya, sebelum akhirnya memutuskan full time jadi pengusaha.
Ya, Saya lebih memilih untuk meninggalkan tempat kerja saat itu walaupun gaji yang Saya dapat lumayan besar untuk menghidupi kehidupan. Sejak saat itu, Saya kerja di perusahaan kecil, sebagai CEO (Chief Everything Officer) di perusahaan Saya sendiri. Hehe
Mungkin orang di luar sana ada yang bangga bergaji besar dan kerja di perusahaan ternama. Tapi Saya pribadi lebih memilih berkarir sebagai pengusaha dengan ketidakpastian gaji setiap bulan. Apakah Anda juga begitu?

Sadarlah, di saat Anda putuskan jadi pengusaha, di saat itu pula Anda putuskan untuk jadi orang besar. Maksudnya?
Selain Anda berjiwa besar karena siap menerima segala kenyataan dan kemungkinan buruk di bisnis, Anda pun siap2 mendapatkan penghasilan besar dan kerugian besar. Nah, lho...
Memilih profesi pengusaha dan karyawan adalah pilihan hidup. Jangan pernah sesali apa yang sudah kau putuskan.

Nikmati prosesnya, rasakan hasilnya. InsyaAllah, hasil yang didapat akan sesuai dengan keringat yang dikeluarkan.

Kisah anak 8 tahun pembunuh preman

ARIF UMUR 8 TaHuN MEMBUNUH PREMAN .
KISAH NYATA ARIF SI NARAPIDANA CILIK YANG CERDAS (8 Tahun)

Terus terang, meski sudah beberapa kali mengadakan penelitian Kriminal di LP, pengalaman kali ini adalah pengalaman pertama saya ngobrol langsung dengan seseorang yang didakwa kasus pembunuhan berencana.

Dengan jantung dag dig dug, pikiran saya melayang-layang mengira-ngira gambaran orang yang akan saya temui. Sudah terbayang muka keji Hanibal Lecter, juga penjahat-penjahat berjenggot palsu ala sinetron, dan gambaran-gambaran pembunuh berdarah dingin lain yang sering saya temui di cerita TV.

Well, akhirnya setelah menunggu sekian lama berharap-harap cemas, salah satu sipir membawa seorang anak kehadapan saya.Yup, benar seorang anak berumur 8 tahun. Tingginya tidak lebih dari pinggang orang dewasa dengan wajah yang diliputi senyum malu-malu. Matanya teduh dengan gerak-gerik yang sopan.

Saya pun membaca berkas kasusnya yang diserahkan oleh sipir itu. Sebelum masuk penjara ternyata ia adalah juara kelas di sekolahnya, juara menggambar, jago bermain suling, juara mengaji dan azan di tingkat anak-anak.

Kemampuan berhitungnya lumayan menonjol. Bahkan dari balik sekolah di dalam penjara pun nilai sekolahnya tercatat kedua terbesar tingkat provinsi. Lantas kenapa ia sampai membunuh? Dengan rencana pula?

Kasus ini terjadi ketika Arif sebut saja nama anak ini begitu, belum genap berusia tujuh tahun.Ayahnya yang berdagang di sebuah pasar di daerah bekasi, dihabisi kepala preman yang menguasai daerah itu. Latar belakangnya karena si ayah enggan membayar uang 'keamanan' yang begitu tinggi.

Berita ini rupanya sampai di telinga Arif. Malam esok harinya setelah ayahnya dikebumikan ia mendatangi tempat mangkal preman tersebut. Bermodalkan pisau dapur ia menantang orang yang membunuh ayahnya.
"Siapa yang bunuh ayah saya!" teriaknya kepada orang yang ada di tempat itu.
"Gue terus kenapa?" ujar kepala preman yang membunuh ayahnya sambil disambut gelak tawa di belakangnya.
Tanpa banyak bicara anak kecil itu sambil melompat menghunuskan pisau ke perut si preman. Dan tepat mengenai ulu hatinya, pria berbadan besar itu jatuh tersungkur ke tanah. Arif pun langsung lari pulang ke rumah setelahnya. Akhirnya selesai sholat subuh esok paginya ia digelandang ke kantor polisi.

"Arif nih sering bikin repot petugas di Lapas!" ujar kepala lapas yang ikut menemani saya mewawancarai arif sambil tersenyum. Ternyata sejak di penjara dua tahun lalu. Anak ini sudah tiga kali melarikan diri dari selnya. Dan caranya pun menurut saya tergolong ajaib.

Pelarian pertama dilakukannya dengan cara yang tak terpikirkan siapapun. Setiap pagi sampah-sampah dari Lapas itu di jemput oleh mobil kebersihan. Sadar akan hal ini, diam-diam Arif menyelinap ke dalam salah satu kantung sampah. Hasilnya 1-0 untuk Arif. Ia berhasil keluar dari penjara.

Pelarian kedua lebih kreatif lagi. Anak yang doyan baca ini pernah membaca artikel tentang fermentasi makanan tape (ingat lho waktu wawancara usianya baru 8 tahun). Dari situ ia mendapat informasi bahwa tape mengandung udara panas yang bersifat destruktif terhadap benda keras.

Kebetulan pula di Lapas anak ini disediakan tape uli dua kali dalam seminggu. Setiap disediakan tape, arif selalu berpuasa karena jatah tape itu dibalurkannya ke dinding tembok sel tahanannya. Hasilnya setelah empat bulan, tembok penjara itu menjadi lunak seperti tanah liat. Satu buah lubang berhasil dibuatnya. 2-0 untuk arif. Ia keluar penjara ke dua kalinya.
Pelarian ke tiganya dilakukan ala Mission Imposible. Arif yang ditugasi membersihkan kamar mandi melihat ember sebagai sebuah solusi. Besi yang berfungsi sebagai pegangan ember itu di simpan di dalam kamarnya. Tahu bahwa dirinya sudah diawasi sangat ketat, Arif memilih tempat persembunyian paling aman sebelum memutuskan untuk kabur.

Ruang kepala Lapas menjadi pilihannya. Alasannya jelas, karena tidak pernah satu pun penjaga berani memeriksa ruang ini. Ketika tengah malam ia menyelinap keluar dengan menggunakan besi pegangan ember untuk membuka pintu dan gembok. Jangan Tanya saya bagaimana caranya, pokoknya tahu-tahu ia sudah di luar. 3-0 untuk Arif.

Lantas kenapa ia bisa tertangkap lagi? Rupanya kepintaran itu masih berada di sebuah kepala bocah.Pelarian-pelariannya didorong dari rasa kangennya terhadap ibunya. Anak ini keluar dari penjara hanya untuk ke rumah sang ibunda tercinta. Jadi dari Lapas tanggerang ia menumpang-numpang mobil Omprengan dan juga berjalan kaki sekian kilometer dengan satu tujuan, pulang!
Karena itu pula pada pelarian Arif yang ketiga, kepala Lapas yang juga seorang ibu ini meminta anak buahnya untuk tidak segera menjemput Arif. Hasilnya dua hari kemudian Arif kembali lagi ke lapas sambil membawa surat untuk kepala Lapas yang ditulisnya sendiri.

* Ibu kepala Arif minta maaf, tapi Arif kangen sama ibu Arif. * Tulisnya singkat.

Seorang anak cerdas yang harus terkurung dipenjara. Tapi, saya tidak lantas berpikir bahwa ia tidak benar-benar bersalah dan harus dibebaskan. Bagaimanapun juga ia telah menghilangkan nyawa seseorang. Tapi saya hanya berandai-andai jika saja, kebijakan bertindak cepat menangkap pembunuh si ayah (secepat polisi menangkap si Arif) pastinya saat ini anak pintar dan rajin itu tidak akan berada di tempat seperti ini. Dan kreativitasnya yang tinggi itu bisa berguna untuk hal yang lain.
Sayangnya si Arif itu cuma anak pedagang sayur miskin sementara si preman yang dibunuhnya selalu setia menyetor kepada pihak berwajib setempat. Itulah yang namanya keadilan di negeri ini!

Sumber : KASKUS
Mohon like dan sebarkan [SHARE] sampai kepada Presiden!!
Penulis: Lars Fredick Sugandha

Kisah keledai, ayam dan anjing

Suatu hari di sebuah peternakan, hiduplah seekor keledai yang merana. Keledai ini dimiliki oleh seorang majikan yang kejam. Setiap hari, si majikan tak pernah luput mencambuk si keledai, meskipun hewan itu tidak bersalah. Karena tidak tahan dengan perlakuan kejam ini setiap hari, si keledai memutuskan untuk lari.

Di tengah jalan, ia bertemu dengan anjing yang juga diusir pemiliknya karena dianggap tidak berguna. Mereka berdua memutuskan untuk berjalan bersama. Tak lama kemudian, mereka melihat seekor ayam yang hendak di sembelih. Karena kasihan melihat nasib si ayam, mereka mmutuskan untuk melepaskan ayam dari kandangnya dan bertiga berjalan ke kota Bremen, yang lebih besar dari desa mereka.

Lama dalam perjalanan, tiga sekawan ini kelaparan dan kehausan. Namun apa daya, tidak ada apapun yang bisa dimakan atau diminum di sekitar mereka. Bahkan sungai kecil yang biasanya berair jernih pun siang itu tampak kering kerontang.

"Aduh, aku lapar sekali!" Seru si Keledai."Dan aku haus!" Sahut si anjing. "Aku lapar dan haus!" Sahut si ayam pula. Mereka pun terduduk dengan lesu di sisi pintu masuk kota Bremen. Tak lama kemudian mereka menagis bersama.tak disangka, suara tangisan mereka terdengar bagaikan musik! Penduduk kota mulai berkumpul dan melemparkan uang pada tiga sekawan ini. Maka ketiga sekawan ini memperoleh cukup uang untuk membeli makan dan minum. Sejak saat itu, mereka menyanyi bersama dan dikenal sebagai Pemusik dari Bremen. Nyanyian mereka terkenal dan orang - orang berdatangan ke Bremen hanya untuk melihat mereka bernyanyi.

Ketiga sekawan ini menjadi sombong dan masing - masing menganggap dirinyalah yang paling penting. Ayam berkata, "Kokokan ku lah yang paling mereka kagumi. Kokokanku terdengar berwibawa dan membangkitkan semangat!" Keledai mendengus, "Huh, ringkikankulah yang paling merdu, ditambah detuman kakiku, sangat menggetarkan hati!" Anjing menyahut, "Kalian salah! Lolongankulah yang membuat mereka terkagum - kagum!" Ketiga sahabat itu bertengkar dan berdebat. Akhirnya mereka memutuskan agar besok, masing - masing tampil bergiliran untuk melihat siapa yang paling disukai.

Maka esoknya, pergilah mereka ke lapangan kota tempat biasanya mereka bernyayi. Ayam mendapat giliran pertama untuk tampil. Ayam berkokok penuh semangat dan mengepakkan sayapnya. Tapi tak seorangpun menghiraukan aksinya! Ayam pun kelelahan dan terduduk.
Kini anjing mendapat giliran tampil. Ia melolong sekuat tenaganya. Penduduk kota merasa kesal dengan lolongan si anjing dan mulai mencemoohmya. Anjing putus asa dan segera menghentikan aksinya.

Terakhir giliran keledai. Ia pun segera meringkik - ringkik sambil menyepakkan kaki. Penduduk kota menjadi ketakutan dan segera menyingkir dari lapangan tersebut. Lapangan pun menjadi sepi dan ketiga sekawan itu terduduk dengan kecewa.
Keledai angkat bicara, "Ternyata kita salah, teman - teman. Tidak ada yang lebih baik atau lebih buruk diantara kita. Kita harus berkerja sama agar bisa bernyanyi dengan baik." Kedua kawannya mengangguk dan mereka pun mulai bernyanyi bersama lagi, hingga penduduk kota kembali berkumpul mendengar mereka bernyanyi.

Apakah sekolah kita sudah beradab

*APAKAH SEKOLAH KITA SUDAH "BERADAB"?*
(Irfan Amalee)

Setahun terakhir ini saya terlibat membantu program _Teaching Respect for All UNESCO_. Saya juga membantu sejumlah sekolah agar menjadi sekolah _welas asih_ (compassionate school). Dua hal di atas membawa saya bertemu dengan sejumlah sekolah, pendidik, hingga aktivis revolusioner dalam menciptakan pendidikan alternatif. Di benak saya ada satu pertanyaan: sudah se- "compassionate" apa sekolah kita? Sejauh mana sekolah menumbuhkan sikap _respect_ pada siswa dan guru, serta semua unsur di lingkungan sekolah? Karena _compassion_ (welas asih) dan _respect_ (sikap hormat dan empathy) adalah bagian dari _adab_ (akhlak) maka pertanyaannya bisa sedikit diubah dan terdengar kasar: *sudah seber-adab apakah sekolah kita?*

Rekan saya melakukan sebuah experimen yang menarik. Dia berkunjung ke *SD Ciputra*, sekolah milik peniputra yang menekankan pada *karakter*, *leadership* dan *entrepreneurship* serta memberi penghargaan pada *keragaman agama dan budaya*. Pada kunjungan pertama rekan saya itu datang dengan baju necis menggunakan mobil pribadi. Di depan gerbang Pak Satpam langsung menyambut hangat, "Selamat datang, ada yang bisa saya bantu?" Rekan saya menjawab bahwa dia ingin bertemu dengan kepala sekolah, tetapi dia belum buat janji. Dengan sopan Pak Satpam berkata, "Baik, saya akan telepon Pak Kepala Sekolah untuk memastikan apakah bisa ditemui, bapak silakan duduk, mau minum kopi atau teh?" Pelayanan yang begitu mengesankan!

Di waktu lain, rekan saya datang lagi, dengan penampilan yang berbeda. Baju kumal, dengan berjalan kaki. Satpam yang bertugas memberikan sambutan yang tak beda dengan sebelumnya, diperlihakan duduk dan diberi minuman. Saat berjalan menuju ruang Kepala Sekolah, Satpam mengantarkan sambil terus bercerita, menjelaskan tentang sekolah, bangunan, serta cerita lain seolah dia adalah seorang _tour guide_ yang betul menguasai medan. Bertemu dengan Kepala Sekolah tak ada birokrasi rumit dan penuh suasana kehangatan. Padahal rekan saya itu bukan siapa-siapa, dan datang tanpa janjian sebelumnya. Melatih Satpam menjadi sigap dan waspada adalah hal biasa. Tetapi menciptakan Satpam dengan perangai mengesankan pastilah bukan kerja semalaman. Pastilah sekolah ini punya komitmen besar untuk menerapkan *karakter luhur* bukan hanya di buku teks dan di kelas. Tapi semua wilayah sekolah, sehingga saat kita masuk ke gerbangnya, kita bisa merasakannya. Itulah _hidden curriculum, culture_.

Di kesempatan lain, saya bersama rekan saya itu berkunjung ke sebuah sekolah Islam yang lumayan elit di sebuah kota besar (saya tidak akan sebut namanya). Di halaman sekolah terpampang baliho besar bertuliskan, *"The most innovative and creative elementary school"* sebuah  penghargaan dari media-media nasional. Dinding-dinding sekolah dipenuhi foto-foto siswa yang menjuarai berbagai lomba. Ada dua lemari penuh dengan piala-piala. "Pastilah sekolah ini sekolah luar biasa," gumam saya. Kami berjalan menuju gerbang sekolah menemui Satpam yang bertugas. Setelah kami mengutarakan tujuan kami ketemu Kepala Sekolah, Satpam itu dengan posisi tetap duduk menunjuk posisi gerbang dengan hanya mengatakan satu kalimat, _"Lewat sana"_. Kami masuk ke sekolah tersebut. Di tangga menuju ruangan Kepala Sekolah, ada seorang ibu yang bertugas menjadi _front office_ menghadang kami dengan pertanyaan, _"Mau kemana?"_ dengan wajah tanpa senyum. Saat tiba di ruangan Kepala Sekolah, kebetulan saat itu mereka sedang rapat. Sehingga kami harus menunggu sekitar 45 menit. Selama kami duduk, berseliweran guru datang dan pergi tanpa ada ada yang menghampiri dan bertanya, _"Ada yang bisa saya bantu?"_ Akhirnya Kepala Sekolah mempersilakan kami untuk masuk ke ruangannya. Baru ngobrol sebentar, tiba- tiba seseorang di luar membuka pintu dan memasukkan kepalanya menanyakan sesuatu kepada Kepala Sekolah yang tengah mengobrol dengan kami. Tak lama dari itu tiba-tiba seorang guru masuk lagi langsung minta tanda-tangan tanpa peduli bahwa kami sedang mengobrol. Karena kesal, akhirnya Kepala Sekolah itu mengunci pintu agar tak ada orang masuk. Dalam obrolan, saya sempat bertanya, _"Apa kelebihan sekolah ini?"_ Kepala Sekolah terlihat berpikir keras selama beberapa menit sampai akhirnya menjawab, _"Ini seperti toko serba ada, semua ada"_. Dari jawaban itu saya baru faham, pantas saja Satpam sekolah ini tak punya _sense of excellent service_, Kepala Sekolahnya saja tak bisa menjelaskan apa _value preposition_ sekolahnya. Kemegahan bangunan, serta berbagai prestasi yang telah diraih, rasanya menjadi tak ada apa-apanya. Karena bukan itu yang membuat kita terkesan, melainkan atmosfir sekolah, _hidden curriculum, culture_.

Perjalanan kami lanjutkan ke sekolah Islam di tengah kampung. Bangunannya kecil sederhana. Pendiri sekolah ini seorang lulusan STM, tetapi mengabdikan separuh hidupnya untuk merumuskan dan menerapkan konsep *sekolah kreatif yang dapat memanusiakan manusia*. Saat ditanya tentang sekolahnya, dengan lancar dia menjelaskan konsep sekolah kreatif yang memberikan kertas besar pada *kreativitas anak dan guru*. Ruang kelas dibuat tanpa daun pintu. Hanya lubang- lubang besar berbentuk kotak, lingkaran, bulan sabit, bintang. Sehingga ketika guru tidak menarik, siswa boleh keluar kapan saja. Tak ada seragam sekolah dan buku pelajaran. Kami duduk di pelataran sekolah sambil menyaksikan keceriaan anak-anak yang tengah bermain. Selama kami duduk, ada tiga orang guru dalam waktu yang berbeda menghampiri menyambut kami dan bertanya, _"Ada yang bisa saya bantu?"_. Saya menangkap semangat melayani para guru tersebut. Mereka ingin memastikan tak ada tamu yang tak dilayani dengan baik. Saat mengamati anak-anak bermain, saya melihat ada seorang anak yang jatuh dan menangis. Saya menebak bahwa guru akan segera membantu. Tetapi tebakan saya salah. Ternyata dua teman sekelasnya datang menghibur dan membantunya untuk berdiri dan memapahnya ke kelas. Saya cukup terkesan. Di sekolah yang sederhana ini saya menangkap aura kebahagiaan dari siswa dan guru-gurunya. Saya tak perlu tahu kurikulum dan sistemnya, saya sudah bisa merasakannya. *Konsep* dan *Visi* pendirinya, ternyata bukan hanya di kertas. Saya bisa melihat dalam praktik. Itulah _hidden curriculum, culture_.

Pada kesempatan lain rekan saya pernah juga terkesan oleh siswa sekolah internasional yang kebanyakan siswanya berkebangsaan Jepang. Saat itu rekan saya akan mengisi acara di depan siswa pukul 10 pagi. Setengah sepuluh aula masih kosong. Tak ada orang, tak ada kursi. Lima belas menit sebelum acara para siswa datang, mengambil kursi lipat dan meletakkannya dalam posisi barisan yang rapi. Seusai acara, setiap siswa kembali melipat kursi dan meletakkannya di tempat penyimpanan, hingga ruangan kembali kosong dan bersih seperti semula. Itulah _culture_.

Dari cerita di atas, saya semakin tidak tertarik pada prestasi apa yang diraih sekolah, semegah apa sebuah sekolah. Saya lebih tertarik bagaimana *budaya sekolah* dibangun dan diterapkan? Banyak sekolah yang menginvestasikan begitu banyak waktu dan pikiran untuk menyabet berbagai penghargaan. Tapi tak banyak yang serius membuat sekolah menjadi berharga dengan *karakter* dan *budi pekerti*. Banyak guru dan pelatih didatangkan untuk memberikan pembinaan tambahan pada siswa agar dapat menang lomba. Tapi sedikit sekali pelatihan _service excellence_ untuk Satpam dan Karyawan. Dinding sekolah dipenuhi foto-foto siswa yang juara ini juara itu, tapi jarang sekali foto seorang siswa dipajang karena dia melakukan sebuah kebaikan. Kehebatan lebih dihargai daripada kebaikan. Prestasi lebih berharga dari budi pekerti.

Kita harus segera mengubah *sistem pendidikan* kita masih berorientasi pada _ta'lîm_ (mengajarkan) menjadi _ta'dîb_ (penanaman adab).

Dalam konsep _compassionate school_, *ta'dîb* harus diterapkan secara menyeluruh (whole school approach) meliputi tiga area:

_pertama_ *SDM* yaitu guru, karyawan, orang-tua, hingga satpam, _kedua_ *kurikulum*, dan yang _ketiga_ *iklim* atau _hidden curriculum_.

Sebuah sekolah bukanlah pabrik yang melahirkan siswa-siswa pintar. Tapi sebuah *lingkungan* yang membuat semua unsur di dalamnya menjadi lebih ber-adab.

Untuk mengukur apakah sebuah sekolah sudah menjadi _compassionate school_ tak serumit standar ISO. Cobalah berinteraksi dengan satpam sekolah, amatilah bagaimana guru beriteraksi, siswa bersikap. Rasakan atmosfirnya. Jika prestasi akademik bisa dilihat di selembar kertas, budi pekerti hanya bisa kita rasakan.

Toko paytren

Harga Rp.195.000/pcs
Pembelian 2 Pcs Gratis ongkos kirim ke seluruh Indonesia

Istri adalah harga diri suami

SUNGGUH TERHARU dengan Kisah Suami Istri ini

Pada suatu waktu, ketika seorang suami dan istri sedang berjalan-jalan di sebuah pusat perbelanjaan, tali sepatu istrinya lepas maka kemudian suaminya yang mengikatkannya, ketika ditanyakan oleh istrinya kenapa engkau tidak membiarkan aku saja yang mengikatnya?

Suaminya menjawab..
Engkau adalah harga diriku dan aku tidak akan biarkan engkau merunduk kebawah

Istrinya tertunduk haru dan berkata, aku takut jika tanganmu menyentuh kakiku, engkau akan kehilangan kewibawaan?

Suaminya menjawab..
Wibawa suami terletak pada Istrinya, jika istri takut kepada Allah, diluar dan didalam rumah, maka ia telah menjaga wibawa suaminya

Apakah engkau tidak takut hina atau dihina teman-temanmu?
tanya istrinya lebih lanjut

Suaminya menjawab..
Karena engkau adalah wasiat Nabiku Muhammad salallahu 'alaihi wasalam, hendaknya kalian takut dalam urusan perempuan, dan sebaik-baiknya manusia adalah yang baik terhadap keluarganya.
Maka aku sangat berharap dengan menyayangimu, bisa menjadi manusia yang sebaik-baiknya manusia

Masya' Allah.....
Subhanallah bukan! Suami seperti ini... Wanita mana yang tidak mendambakan seorang yang menyayanginya sepenuh hati dengan kasih sayang penuh Islami???

Mudah-mudahan Allah melimpahkan kasih sayang-Nya kepada kita semua ya Sahabat..
.
.
silakan like dan share yaa sahabat.. InsyaAllah manfaat

Masjid jogokariyan yang fenomenal

*MASJID JOGOKARIYAN YOGYAKARTA* yg fenomenal
〰〰〰〰〰〰〰〰〰〰
Oleh : Ustadz Salim A Fillah
Edisi : # Berkhidmat Untuk Ummat
〰〰〰〰〰〰〰〰〰〰
Faktanya...
Negeri kita memiliki lebih dari 1 juta Masjid besar maupun kecil... Pertanyaannya adalah :
*"Berapa Masjid kah yang menjadi BEBAN bagi Jama'ah dibandingkan dengan Masjid yg MEMBERDAYAKAN Jama'ah..?"*
Maka jawabannya adalah :
*"Ratusan ribu Masjid membebani Jama'ah untuk listrik...air...dan kebersihan..padahal pemanfaatannya hanyalah sholat dan sholatnya pun tak pernah penuh.."*
Disamping itu...
Aset Masjid berupa jutaan meter persegi tanah dan bangunan dinilai dari aspek apapun (serasa) masih sangat tak produktif, padahal...soal *Masjid adalah ideologi sekaligus substansi Peradaban Islam...*
Tapi baiklah...
Kita masuk pada "langkah strategis" dan praktis yang ditempuh kami di *Masjid Jogokariyan Yogyakarta...*
Bahwa secara sederhana *Manajamen Masjid* memiliki 3 langkah yakni :
🕌 *Pemetaan...*
🕌 *Pelayanan...*dan
🕌 *Pemberdayaan...*
Setiap Masjid harus memiliki Peta
🕌 *Da'wah yang jelas...*
🕌 *Wilayah kerja yang nyata*...dan
🕌 *Jamaah yang terdata...*
Pendataan yang dilakukan Masjid terhadap jamaah mencakup :
🕌 *Potensi dan kebutuhan...*
🕌 *Peluang dan tantangan...*
🕌 *Kekuatan dan kelemahan...*
Kami di *Masjid Jogokariyan Yogyakarta* meng-inisiasi _SENSUS MASJID_ yakni berupa :
*Pendataan tahunan yang hasilnya menjadi Data Base dan Peta Da'wah komperehensif...*
Data Base dan Peta Da'wah *Masjid Jogokariyan Yogyakarta* tak hanya mencakup :
Nama KK dan warga...
Pendapatan...
Pendidikan dll...
tetapi juga sampai pd :
Siapa saja yg *sholat* & yg belum sholat...
Yang *sholat di Masjid* & yg belum sholat di Masjid...
Yang sdh *berzakat* atau yg belum...
Yang sdh *ber-qurban* atau yg belum ber-qurban...
Yang *aktif mengikuti kegiatan masjid* atau yg belum...
Yang *berkemampuan* di bidang apa dan *bekerja* di mana...
pokoknya detail bingitz deh... 😉 😘
Dari *Data Base* diatas kita bisa tahu
Bahwa dari 1030 KK (4000-an penduduk sekitar masjid) yg belum sholat tahun 2010 ada 17 orang...
Lalu bila dibandingkan dengan data tahun 2000 yang belum sholat 127 orang...
Dari sinilah perkembangan Da'wah selama 10 tahun terlihat
*Peta da'wah Masjid* juga mem
perlihatkan gambar kampung yang dirumah-rumahnya berwarna-warni...
Warna hijau 🐸 berarti
*SANGAT* mendukung da'wah
Warna hijau muda 💚 berarti
*CUKUP* mendukung Da'wah
Warna kuning 💛 berarti
*NETRAL* terhadap Da'wah
sedangkan...
Warna merah ❤ berarti
*MUSUH* Da'wah
Di tiap rumah ada juga atribut iconik.. Icon Ka'bah 🕋 berarti sdh berhaji
Icon Unta 🐫 berarti sdh ber-Qurban Icon Koin 💰 berarti sdh berzakat
Icon Peci 🎩 berarti sdh...dsb...
Konfigurasi rumah sekampung itu juga biasa dipakai tuk mengarahkan para Ikhwah da'i yang juga sedang cari rumah...
*Masjid Jogokariyan* juga berkomitmen tidak membuat unit Usaha agar tidak menyakiti jamaah yang juga memiliki bisnis serupa...
ini harus dijaga...
misalnya...
tiap pekan *Masjid Jogokariyan* biasa menerima ratusan tamu, shg konsumsi utk tamu di-orderkan bergilir pada jamaah yang punya rumah makan...
Data jamaah juga digunakan tuk Gerakan shubuh Berjamaah...
Pada tahun 2004 dibuat Undangan Cetak layaknya Undangan Pernikahan tuk Gerakan Shubuh...
By name...
UNDANGAN :
Mengharap kehadiran
Bapak/Ibu/Saudara...
dlm acara Sholat Shubuh Berjamaah, besok pukul 04.15 WIB
di *Masjid Jogokariyan..."*
Undangan itu dilengkapi hadis-hadis keutamaan Sholat Shubuh... hasilnya...??
Silahkan mampir ke *Masjid Jogokariyan* untuk merasakan Jamaah Shubuh yang hampir seperti Jamaah Sholat Jum'at...
Sistem keuangan *Masjid Jogokariyan* juga berbeda dari yg lain...
Jika ada Masjid mengumumkan dengan bangga bahwa saldo infaknya jutaan, maka *Masjid Jogokariyan* selalu berupaya keras agar di tiap pengumumaan saldo-infak harus sama dengan NOL Rupiah !!
Infak itu ditunggu pahalanya tuk jadi amal sholih, bukan tuk disimpan di rekening Bank...
Sebab pengumuman infak jutaan akan sangat menyakitkan jika tetangga Masjid ada yang tak bisa ke Rumah Sakit sebab tak punya biaya atau tak bisa sekolah...
Masjid yang _menyakiti Jamaah_ ialah *tragedi da'wah...*
Shg dgn pengumuman saldo infak sama dengan NOL Rupiah, maka jamaah lebih bersemangat mengamanahkan hartanya...
pun kalau saldo Masjid masih jutaan yaa maaf kalau malah membuat _infak jamaahnya nggak semangat..._
_Wifi_ di *Masjid Jogokariyan* sudah dr tahun 2004...dan itu "gratis-tis",
shg Jamaah baik dari anak-anak maupun dewasa tdk perlu repot-repot ke WarNet yg sangat memungkinkan mereka untuk membuka situs yang bukan-bukan...😐
Kami juga menyediakan ruang olahraga atau bermain yang terdapat alat olahraga seperti tenis meja dll, sehingga anak-anak atau remaja atau pemuda yang ingin bermain atau berolahraga di Jogokariyan bisa kerasan atau betah...
Daripada "mereka" main atau ber-olahraga diluar masjid yg biasanya waktu mereka saat itu bertabrakan dengan waktu sholat...
Dan Alhamdulillah...
Biasanya kami bisa menyediakan setidaknya 1000 piring sebagai menu buka puasa di Bulan Romadhon...
Juga secara gratis-tis untuk para Jama'ah...
*Masjid Jogokariyan* pada thn 2005 juga meng-inisiasi _Gerakan Jamaah Mandiri..._yaitu :
Jumlah biaya setahun dihitung
dibagi 52...
ketemu biaya pekanan...
dibagi lagi dgn kapasitas masjid...
lalu ketemu biaya per-tempat sholat... Setelah itu disosialisasikan...
Kemudian Jamaah diberitahu bahwa jika dalam sepekan mereka ber-infak dengan jumlah "segitu" maka dia katagori *Jamaah Mandiri...*
Adapun jika berinfak lebih, maka dia termasuk *Jamaah Pensubsidi...*
Tetapi...
Jika dia tidak ber-infak atau berinfak kurang maka dia termasuk *Jamaah di Subsidi...*
Kemudian sosialisasi ditutup dengan kalimat :
*"Doakan kami tetap mampu melayani ibadah anda sebaik-baiknya..."*
_Gerakan Jamaah Mandiri_ Alhamdulillah sukses menaikkan infak pekanan Masjid Jogokariyan hingga 400%...☺😍😘
Toh ternyata orang malu 🙈🙊 jika ia beribadah tapi disubsidi...
Demikianlah jika *peta...data...*
dan pertanggungjawaban keuangan masjid transparan...
sehingga infak 1000 rupiah pun kita tahu kemana alirannya
Maka tanpa diminta pun jamaah
akan berpartisipasi...
Dan tiap kali renovasi Masjid...
Takmir Masjid berupaya
tak membebani jamaah dgn Proposal sebab Takmir hanya pasang spanduk : *"Mohon maaf ibadah Anda terganggu, Masjid Jogokariyan sedang kami renovasi..."*
Nomor rekening tertera di bawah...
Dan sejak tahun 2005 *Masjid Jogokariyan* sudah menjalankan _program Universal Conference Insurance..._
dimana seluruh Jamaah Masjid bisa berobat di Rumah Sakit atau klinik manapun secara Gratis-tis dengan membawa *Kartu Sehat Masjid Jogokariyan...*
Dan kami juga biasa memberi *hibah Umrah* bagi jamaah yang betul-betul rutin Jamaah Sholat Shubuh di *Masjid Jogokariyan...*
Inilah beberapa output dari _Program Masjid Mandiri..._
Artinya *semua yang dari jamaah akan kembali ke Jamaah...*
Satu kisah lagi tuk menunjukkan _pentingnya data dan dokumentasi_, yakni......
*MasjidJogokariyan* punya foto pembangunannya di tahun 1967, gambarnya seorang Bapak sepuh berpeci hitam...berbaju batik...
dan sarungan sedang mengawasi
para tukang pengaduk semen tuk *Masjid Jogokariyan...*
Di tahun 2002/2003 Masjid Jogokariyan direnovasi besar-besaran kemudian foto itu dibawa kepada putra si kakek dalam gambar tsb...
Putranya seorang juragan kayu...
Kami katakan pada Putra kakek yang ada di foto tadi :
*"Ini gambar Ayahanda Bapak ketika membangun Masjid Jogokariyan, kini Masjid sudah tak mampu lagi menampung Jamaah, sehingga kami bermaksud merenovasi masjid, Jika berkenan tuk melanjutkan amal jariyah Ayahanda Bapak, kami tunggu partisipasi bapak di Jogokariyan...*
Alhamdulillah...
foto tua tahun 1967 itu membuat yang bersangkutan nyumbang 1 Miliar Rupiah dan mau menjadi Ketua Tim Pembangunan *Masjid Jogokariyan* sampai sekarang...
Ajib...!!
Foto tua yg telah dibingkai indah itu ternyata "seharga" 1 Miliar...😊
So...
kapan mau ke *Masjid Jogokariyan...?* 😍😘

Rejeki berkah di parkiran

REJEKI "BERKAH" DARI PARKIRAN..

Hari ini saya ada undangan sebagai pembicara tamu di seminar Pengusaha Tanpa Riba di Jakarta, seperti biasa saya selalu PP gak pernah menginap, berangkat pagi pulang sore, atau berangkat siang pulang malam.

Sengaja saya bawa mobil dan saya tinggal di Bandara Adi Sucipto Jogja, saya parkir di parkiran VIP sebelah timur biar kalau pas pulang tidak perlu ke sebelah utara rel. Di parkiran ini tidak ada papan pengumuman bahwa parkir dibatasi jam, penjaganya pun masih manual. Tidak ada mesin parkir yang mendata berapa jam lamanya parkir.

Saya ingat kalo mobil menginap bisa di parkiran sebelah utara bandara, semalam 30 ribu. Saya pernah 3 hari meninggalkan mobil disana membayar 90 ribu. Akadnya jelas di depan, sepakat dan saling menyetujui ketika kunci saya tinggal. Salaman...

Malam ini Citilink dari Halim delay, jam 21.30 baru landing di Jogja. Sisa-sisa penumpang dari beberapa pesawat terakhir masih riuh rendah di pintu kedatangan. Saya langsung menuju parkiran VIP untuk mengambil mobil saya yang sejak siang tadi saya parkir disana.

Ketika mobil saya hidupkan, kaca diketuk oleh petugas parkir berkacamata memakai seragam coklat.. Begini dialog saya dengannya.

"Mas, ini parkirnya sejak siang yaaa.." Dia bertanya

"Oh iya mas, berapa ongkos parkirnya?"

"Seratus ribu saja mas.." Katanya sambil menyerahkan karcis parkir berwarna hijau, saya amati sejenak. Tercetak disana parkir VIP 10.000, ditumpuk dengan cap parkir VIP 30.000, tidak ada keterangan berapa batasan lama parkirnya, dendanya, dan lain-lainnya. Sambil menyerahkan uang 100 ribu kepadanya sambil iseng saya bertanya..

"Nyuwun ngapunten mas, tarif 100 ribu itu resmi bukan ya? Kok gak ada tulisannya disini.. Bisa ditawar 50.000 saja ya? atau ini harga ilegal mas?"

"Laaah itu mas ada tulisannya" sambil menunjuk keluar ke arah yang gak jelas, saya celingak-celinguk mencari tulisan yang ditunjukkannya... Gak nemu..

"Kalo ilegal nanti malah jadi rejeki gak berkah lho mas" kata saya lagi..

Mendengar kata "gak berkah" ekspresi wajahnya berubah, tiba-tiba dia memberikan kembalian uang 70.000 kepada saya sambil berkata..

"Pun mas monggo, daripada gak berkah!" Dengan nada mengayun yang terkesan kecewa..

Duuuh.. Gantian saya yang gak enak hati, maksud hati hanya bertanya kok langsung nembaknya kena. Mobil saya mundurkan, terus menuju pintu keluar. Petugas itu sudah berdiri di depan sana. Saya buka kaca jendela, saya ulurkan lagi uang 70.000 itu kepadanya..

"Monggo mas, ini diambil saja.."

"Pun mas, mboten mas mboten! Nanti malah gak berkah.." Jawabnya..

Sepanjang jalan saya mikir, antara salah dan tidak, saya mengikuti aturan yang tertera di karcis, namun membuat kecewa penjaga parkir yang harusnya malam ini dapet sabetan lebih..

Entah berapa banyak orang diposisi saya, ketika berhadapan dengan orang yang butuh uang, namun kepentok dengan istilah haram dan halal, berkah dan gak berkah..

Ada kawan saya yang menolak bonus sebuah mobil baru cash dari mitra kerjanya, asal mau membuatkan nota fiktif pengiriman kain batik berton-ton jumlahnya, agar dapat cair pinjaman dari bank.

Ada kawan lain yang membatalkan proyek pemerintah karena bagian yang memberikan tender minta jatah 20% dimuka.

Ada lagi yang menolak uang panas 1,2 Milyar dari satu BUMN yang bekerja sama dengan perusahaannya, asal mau mark up harga.. Dia membatalkan gara-gara istrinya cukup melarang dengan kata sederhana.. "Pah, uang begituan jangan dibawa pulang ke rumah ya.. kasihan anak-anak makan dari uang begituan" klakep! Proyek itu ditolaknya, uang 1,2 Milyar tak pernah dimilikinya.

Apalagi sekarang komunitas-komunitas pengusaha sedang bareng-bareng membersihkan dari jeratan riba, setiap mengajak untuk berhijrah kawan, saudara, teman untuk ikutan biasanya malah dibully dan dijauhi, dianggap sok suci, bahkan ada yang dicaci maki..

Karcis parkir dari Bandara itu saya simpan, untuk kenang-kenangan atas kelancangan saya yang sok suci..

Salam, @Saptuari

blogger. Powered by Blogger.

comment