Responsive Banner design

Selamat datang

Bantu like bos...

Arsip Blog

Home » » Perbedaan Meter Dan Kaki

Perbedaan Meter Dan Kaki

Untuk konversi ukuran meter (m) atau centimeter (cm), ke atau dari feet (kaki) dan inch (inci) bisa dilakukan. Meskipun feet tersebut biasa disebut dengan kaki. Misalnya tingginya 6 kaki atau tingginya 6 feet. Jadi feet itu sebuah ukuran baku dan jangan beranggapan bahwa feet itu adalah sebuah ukuran kaki, yang panjangnya tidak tentu dan berdasarkan perkiraan saja. Ukuran feet ini sering dipakai di negara Inggris atau Amerika. Sementara itu di Indonesia, jarang sekali ditemukan pengukuran dengan menggunakan feet, rata-rata yang digunakan adalah meter atau centimeter. Sehingga telinga kita tidak familiar dengan ukura feet ini.


Misalnya saja, begitu kita mendengar seseorang dengan tinggi 160 cm, maka kita akan segera bisa memperkirakan tinggi orang itu, karena kita familiar dengan ukuran menggunakan centimeter. Sedangkan jika kita mendengar tinggi orang 5 feet, atau 5 kaki, tentu banyak orang Indonesia yang kebingungan memperkirakan tinggi orang tersebut.

Inilah rumus konversi feet dan inci dari atau ke meter:
1 feet = 0,3048 meter, atau
1 meter = 3,2808 feet
1 feet = 12 inch
1 inch = 0,0833 feet
1 meter = 39,3696 inch
1 inch = 0,2734 meter

Sedangkan untuk ukuran centimeter (cm), caranya adalah meter dibagi seratus, karena 1 m = 100 cm.

Feet biasanya ditulis dengan tanda ( ' ), sedangkan untuk inch biasa diberikan tanda ( " ). Contohnya adalah angka 8'35", artinya adalah 8 feet 35 inch. Perhitungan lain adalah misalnya kita menghitung tinggi seseorang 178 cm, ke dalam perhitungan feet dan inch. Langkah perhitungannya adalah sebagi berikut:

178 cm = 1,78 m
1,78 m = 5,839824 feet (hasil dari 1,78 x 3,2808)

Kemudian untuk desimal yang dibelakang (0,839824) harus dijadikan inci, karena satuannya masih feet. Caranya adalah sebagi berikut.

0,839824 feet = 10,077888 inch (hasil dari 0,839824 x 12)
Dibulatkan menjadi 10 inch.

Jadi penulisan tinggi orang tersebut dalam feet dan inch adalah 5'10" (5 kaki 10 inci), tinggi itu sama dengan 178 cm. Begitulah cara perhitungannya, anda bisa mencoba dan melatih sendiri perhitungan tersebut.
 Berikut ini perbandingan satuan Meter :
 1 km = 1000 m.
1 hm = 100 m.
1 dam = 10 m.
1 m = 1 m.
1 dm = 0,1 m.
1 cm = 0,01 m.
1 mm = 0,001 m.
1 inch = 0,0254 m.
1 kaki = 0,3048 m.
1 mil = 1609 m.
1 yard = 3 kaki = 0,9144 m.


Sejarah

http://sekitarduniaunik.blogspot.com
Batangan standard Prototipe Meter Internasional terbuat dari platinum-iridium. Batangan ini digunakan sebagai standard sampai tahun 1960, dimana sistem SI yang baru menggunakan pengukuran spektrum krypton sebagai dasarnya. Pada tahun 1983, satuan meter yang berlaku didefinisikan dengan hubungannya terhadap kecepatan cahaya di ruang hampa.
Meter pada awalnya ditetapkan oleh Akademi Sains Perancis (Académie des sciences) sebagai 1/10.000.000 jarak sepanjang permukaan Bumi dari Kutub Utara hingga Khatulistiwa melalui meridian Paris pada tahun 1791, dan pada 7 April 1795 Perancis menggunakan meter sebagai jarak resmi untuk panjang. Ketidakpastian dalam pengukuran jarak tersebut menyebabkan Biro Berat dan Ukuran Internasional (BIPM - Bureau International des Poids et Mesures) menetapkan 1 meter sebagai jarak antara dua garisan pada batang platinum-iridium yang disimpan di Sevres, Perancis pada tahun 1889.

Pada tahun 1960, ketika laser diperkenalkan, Konferensi Umum tentang Berat dan Ukuran (Conférence Générale des Poids et Mesures/CGPM) ke-11 mengganti definisi meter sebagai 1.650.763,73 kali panjang gelombang spektrum cahaya oranye-merah atom krypton-86 dalam sebuah ruang vakum. Pada tahun 1983, BIPM menetapkan meter sebagai jarak yang dilalui cahaya melalui vakum pada 1/299.792.458 detik (kecepatan cahaya ditetapkan sebesar 299.792.458 meter per detik). 

Oleh karena kecepatan cahaya dalam vakum adalah sama di manapun saja, definisi ini lebih universal dibandingkan dengan jarak ukurlilit bumi atau panjang batang logam tertentu. Oleh karena itu, jika batang logam itu hilang atau musnah, panjang meter standar masih dapat diulangi dalam laboratorium manapun. Selain itu ia secara teori dapat diukur dengan lebih tepat dibandingkan dengan ukuran yang lain.
sumber artikel :www.obralobrol.com

0 comments:

Post a Comment

Note: only a member of this blog may post a comment.

comment