Responsive Banner design

selamat datang

Bantu like bos...

Arsip Blog

Home » , » Penyebab kemiskinan itu kita

Penyebab kemiskinan itu kita

SEDIKIT CERITA UNTUK MENYADARKAN PAHAM DAN MEMBUKA MATA HATI KITA

Di sudut pasar terdapat seorang pedagang perempuan. Tepat saat saya berkunjung, muncullah seorang pembeli yang menggunakan mobil mewah. Awalnya Si Pembeli ingin membeli 1kg buah seharga 5rb/kg yang sebelumnya dihargai 10rb/kg. Ia pun berusaha keras menawar. Akhirnya Ibu Penjual sepakat menjual 6rb/ kg. Si Pembeli kemudian melihat buah lain, Ibu tsb menjual dengan harga 20rb/kg, Terjadilah tawar-menawar.  Si pembeli terus memaksa ingin membeli buah tersebut dengan harga 9rb/kg. Katanya, buah begitu tidak layak dihargai 20rb/kg.

Akhirnya Ibu Penjual pun sepakat seharga 9rb/kg karena sudah lama buah tsb belum laku. Namun, saya sendiri menyaksikan betapa kerasnya si pembeli menawar dan memaksa. Saya merenung, banyak orang sering sekali berhemat setiap rupiah dari si penjual.

Mereka sering mengganggap harga barang dari seorang pedagang kecil atau pasar tradisional tidak pantas dan menawar begitu gigih, lalu kemudian merasa puas karena bisa menawar. Kemudian mereka berjalan ke mall dan tidak bertanya kepantasan dari harga secangkir kopi Rp 60.000, Mereka bahkan membeli dengan bangga dan malu bila menawar. Mereka menawar dari tukang becak yang harus mengayuh sepeda dengan berat, tetapi tidak pernah memprotes argo taksi yang bergerak tak terkendali.
Setelah itu, mereka akan bicara tentang pengentasan kemiskinan. Mereka salahkan pemerintah atas data-data kemiskinan yang tidak pernah turun. Padahal di balik itu, mereka mengeksploitasi Si Miskin.

SAdar atau tidak kita telah membuat siMiskin bertambah Miskin dan si Kaya bertambah kaya karena kebodohan kita. Namun, mereka menghabiskan uang yang jauh lebih banyak di mall tanpa menanyakan kepantasannya. Dan sadar ataupun tidak. Mereka mungkin adalah Kita.

Hanya Interospeksi dan Semoga Bermanfaat

0 comments:

Post a Comment

Note: only a member of this blog may post a comment.

blogger. Powered by Blogger.

comment