Responsive Banner design

selamat datang

Bantu like bos...

Arsip Blog

Home » » 7 HAL SEDERHANA YANG MEMBUAT ANAK SELALU MERINDUKAN AYAH

7 HAL SEDERHANA YANG MEMBUAT ANAK SELALU MERINDUKAN AYAH



Dear Bunda, Kebanyakan anak lebih banyak menghabiskan waktu dengan sang ibu. Namun ada kalanya anak merasa lebih 'lengket' dengan ayah saat melakukan suatu aktivitas yang terasa asyik bila dilakukan bersama-sama. Hingga tak jarang rasa rindu akan kebersamaan tersebut meliputi sang anak saat ayahnya sedang tidak berada di rumah. Apa saja hal-hal yang dirindukannya?

1. Bermain
Anak banyak menghabiskan waktunya untuk bermain di dalam rumah. Namun kadang kala ia merasa bosan untuk bermain sendirian hingga ia kerap mengajak sang ayah untuk bermain bersamanya. Perlakuan yang diberikan oleh ayah saat bermain tentunya berbeda dengan perhatian yang diberikan oleh ibu. Bisa saja si anak merasa senang dan nyaman saat bermain bersama ayah. Hal inilah yang membuat anak rindu bermain dengan ayah saat dirinya pergi bekerja atau sedang tidak berada di rumah, maka tak heran saat ayah pulang kerja di malam hari, sang anak tetap bersemangat mengajak ayahnya bermain.

2. Makan Bersama
Ketika anggota keluarga sibuk dengan urusannya masing-masing, makan bersama menjadi salah satu momen yang paling ditunggu-tunggu oleh anak. Karena saat itulah, semua anggota keluarga berkumpul dan bisa menikmati kebersamaan dan keakraban keluarga yang muncul lewat pembicaraan ringan yang berlangsung di sela-sela makan. Hal kecil seperti ini akan terus diingat oleh anak bahkan hingga ia beranjak dewasa dan sudah berkeluarga.

3. Jalan-jalan
Berjalan-jalan tidak harus ke tempat yang jauh atau bepergian ke luar negeri. Anak sudah cukup senang saat diajak ayahnya pergi ke tempat-tempat yang belum pernah ia kunjungi sebelumnya, misalnya wahana permainan, toko buku, museum, atau mengitari taman di sekitar perumahan pada pagi hari. Bepergian bersama ayah membuat anak merasa nyaman dan aman karena ada seseorang yang selalu menjaga serta melindunginya.

4. Bercerita
Setiap anak ingin berbagi cerita tentang apa saja yang dialami dan dilakukannya sehari-hari. Maka tak heran ia akan selalu mencari orang terdekatnya, yaitu ayah dan ibu untuk menceritakan kisahnya. Saat anak bercerita kepada sang ayah, ia akan lebih fokus mendengarkan keluh-kesahnya dan membantu untuk mencari solusinya jika sedang menghadapi masalah karena ayah menginginkan hal yang terbaik untuk sang
anak. Hal ini juga mungkin akan terbawa pada anak hingga ia dewasa dan akan selalu mencari ayahnya untuk sekedar bercerita.

5. Dimarahi
Sebagai manusia tentunya kita pernah berbuat salah hingga dimarahi oleh sang ayah. Memarahi di sini bukan berati menyalahkan sang anak terus-menerus hingga ia merasa bersalah. Namun dengan tegas memberitahu bahwa yang dilakukannya itu kurang tepat. Tegas merupakan sifat mendasar yang dimiliki oleh setiap ayah karena mereka menginginkan buah hatinya mengerti mana hal yang baik dan mana hal yang kurang baik. Ketika anak beranjak dewasa, suatu saat ia akan rindu dengan sosok ayah yang pernah memarahinya.

6. Melakukan Kegiatan Bersama
Saat ayah sedang tidak bekerja, ia akan melakukan kegiatan yang juga melibatkan anaknya. Misalnya, membersihkan pekarangan rumah, mencuci mobil, atau memasak untuk santap siang di akhir pekan menggantikan tugas ibu. Tak jarang ia melibatkan sang anak untuk membantunya mengerjakan pekerjaan tersebut untuk dilakukan bersama-sama. Kebersamaan dan keakraban yang terjadi saat mengerjakan hal tersebut terkadang membuat sang anak rindu untuk melakukan kegiatan bersama ayah.

7. Bercanda
Sosok ayah tidak harus selalu tegas dan berwibawa. Terkadang ia juga bisa bergurau untuk mencairkan suasana agar lebih akrab dengan anaknya. Saat sedang berkumpul bersama misalnya, ayah akan memberikan tebak-tebakan unik yang jawabannya terkadang tidak masuk akal namun terasa lucu. Di satu kesempatan,

ayah juga melakukan keisengan seperti menjahili sang anak dengan mengatakan sesuatu yang bersifat guyonan. Meski hal kecil, namun anak terkadang merasa rindu saat bercanda dengan ayah

0 comments:

Post a Comment

Note: only a member of this blog may post a comment.

blogger. Powered by Blogger.

comment